KEGIATAN EKSTRA KURIKULER REBANA

ekstra rebana

Tumbuh dan berkembangnya kecerdasan di dalam diri seorang anak tidak
bisa dilepaskan dari sistem pendidikan yang mereka akumulasi. Sistem dan lingkungan pendidikan, menjadi faktor fundamental yang menentukan tingkat kecerdasan seorang anak. Setiap anak memiliki tingkat kecerdasan dan indikator yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Fakta ini mendeskripsikan bahwa sesungguhnya, hakikat seorang anak adalah cerdas. Hanya saja, perbedaan kecerdasan mereka terletak pada level indikator kecerdasannya.Perbedaan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah kualitas stimulus yang diberikan pada seorang anak saat mereka masih kecil. Salah satu stimulus yang dapat dilakukan kepada seorang anak adalah yang berkaitan dengan seni, seperti seni musikal. Bakat seni tidak bisa dipelajari akan tetapi dilahirkan. Seni adalah sesuatu yang berkenaan dengan imajinasi, soul, dan kekuatan berpikir seseorang di dalam menangkap situasi di sekitar. Artinya bahwa, bakat seni tidak seperti kemampuan teknik lainnya yang bisa dengan mudah dipelajari dan digali dari seorang figure, pada seorang guru misalnya. Akan tetapi, bakat seni adalah keistimewaan yang dilahirkan dari intuisi, pembawaan yang terus digali dan dipupuk, seperti melalui latihan-latihan yang kuat dan konsisten.
Faktanya banyak anak-anak yang nampak memiliki bakat seni dengan berbagai genrenya. Hal itu nampak dari bagaimana cara anak menangkap pembelajaran seni di kelas, misalnya ketika anak-anak diberi pelajaran menyanyi dan atau menari.Mereka ada yang cepat menangkap pembelajaran sesuai dengan kualifikasi masing-masing, bagi yang suka
menyanyi tentu cepat menangkap pembelajaran menyanyi begitu juga halnya yang suka menari juga demikian. Bahkan ada juga anak-anak yang nampak tidak begitu suka menyanyi atau menari namun mereka menyukai bermain benda-benda yang ada di kelas atau dalam bahasa Jawa biasa disebut dengan “khotekan”.

Kondisi ini
menunjukkan adanya varians bakat seni bawaan pada anak, yang berbeda antara satu dengan yang
lain. Fakta yang sedemikian menunjukkan adanya kecerdasan musikal pada anak, namun demikian masih memerlukan stimulus atau rangsangan yang intensif agar kecerdasan musikal itu lebih memiliki daya, gairah dan kualitas.

SD Negeri 2 Wonoboyo, Wonogiri merupakan sekolah dasar Negeri yang menggunakan strategi pembelajaran ekstrakurikuler seni musik. Kegiatan bermain musik rebana sengaja dipilih oleh SDN 2 Woboboyo, Wonogiri ini bukan tanpa alasan. Seni musikal rebana merupakan salah satu kegiatan seni yang mendorong sistem seni artistik musikal seorang anak. Memainkan alat musik religi rebana sebagai strategi pembelajaran ekstrakuriler di ESDEROW merupakan langkah konkret yang diyakini dapat merangsang kecerdasan seorang anak melalui musik. Selain itu,
pemilihan musik rebana sebagai kegiatan ekstrakurikuler memiliki tujuan yang sangat kompleks, selain ditujukan untuk memupuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad. Juga sebagai upaya membuka simpul-simpul musikal yang ada pada diri anak. Simpul-simpul musikal yang ada pada
diri anak didik sangat penting sekali untuk dirangsang, agar kepekaan sekaligus kecermatan seorang anak semakin meningkat melalui latihan musikal rebana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *