SDN 2 Wonoboyo Kunjungi Sanggar Wayang Asto Kenyo Art Manyaran

Siswa SDN 2 Wonoboyo Kunjungi Sanggar Wayang Asto Kenyo Art  Kecamatan Manyaran


Kenalkan tatah suging dan mewarnai wayang SDN 2 Wonoboyo laksanakan kegiatan Outing Class bagi siswa kelas 4 Sanggar Wayang Asto Kenyo Art yang beralamat di Desa Kepuhsari Manyaran Kabupaten Wonogiri (Selasa, 21 Maret 2023). Rombongan berangkat dari SDN 2 Wonoboyo pada pukul 07.30. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan karakter Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Nasional serta memberikan suasana baru bagi siswa dalam belajar sehingga mampu membangkitkan motivasi untuk belajar.

Setelah menepuh perjalanan 45 menit rombongan sampai di lokasi dan disambut langsung oleh Retno Lawiyaani selaku pengelola sanggar wayang Asto Kenyo Art. Anak-anak sangat antusias menyimak dan memperhatikan penjelasan tentang bagaimana proses pembuatan wayang dari pemilihan bahan, media,teknis tatah sungging, hingga menentukan karakter dari masing-masing tokoh wayang. Di sesi tanya jawab, Sada siswa kelas 4 menanyakan bagaimana apabila wayang dibuat dari kardus. Penanya kedua Akil bertanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu tokoh wayang. Narasumber dengan jelas dan gamblang menanggapi kedua pertanyaan tadi. Sesi selanjutnya adalah melihat secara langsung proses pembuatan wayang, dimana semua peserta outig class begitu semangat dan termotivasi mendapatkan pengetahuan baru.

Dilanjutkan dengan kegiatan mewarnai gambar tokoh wayang yang telah disediakan oleh pengelola sanggar. Anak – anak sangat bersemangat hingga tidak terasa sudah waktunya kembali ke sekolah. Sebelum pulang Sada dan Dara menyampaikan kesan dan pesan terkait perasaan dan pengalaman baru yang didapatnya hari ini.Tak lupa juga semua peserta membeli souvenir cantik berupa gantungan kunci tokoh – tokoh wayang yang di bandrol dengan harga @10.000 rupiah.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Wali Kelas 4 Noniek Dian Pratiwi kepada pngelola sanggar wayang karena sudah diterima dengan baik dan ramah. Harapannya semoga anak – anak ke depan dapat menjaga dan melestarikan warisa budaya yang adiluhung ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *